<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4215712317902355704</id><updated>2012-02-17T03:21:07.513+07:00</updated><category term='Lailatul qadar'/><category term='Indahnya Sedekah'/><category term='Bidadari dari Surga'/><title type='text'>Kang LUKMAN</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kanglukman.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4215712317902355704/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanglukman.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Lukman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06518562525580975038</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_8rQnLujxL0E/SZJQmtBECqI/AAAAAAAAABs/dI2y6eaV3Xc/S220/potoku.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>12</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4215712317902355704.post-2940452352163531994</id><published>2012-01-21T10:41:00.002+07:00</published><updated>2012-01-21T10:42:03.052+07:00</updated><title type='text'>Kata Mutiara Al-Qur'an</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Apa saja yang menimpa kamu adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri. (asy-Syuura:30)&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Apa saja keburukan yang menimpamu maka dari (kesalahan) dirimu sendiri. (an-Nisaa: 79)&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Apa yang diperintahkan Rasul kepadamu maka laksanakanlah. Dan apa yang dilarangnya maka tinggalkanlah.? (Q.S. Al-Hasyr : 7)&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;“Banyak bersikap diam adalah keindahan yang menghiasi orang yang berakal dan rahasia yang menutup-nutupi orang bodoh” (Ulama)&lt;/p&gt;&lt;a href="http://www.sobatmuslim.com/buku-bagus/love-al-quran-ilma/"&gt;&lt;/a&gt;  &lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;“Barangsiapa yang memegang kuasa tentang sesuatu urusan  kaum muslimin, lalu dia memberikan suatu tugas kepada seseorang,  sedangkan dia mengetahui bahwa ada orang yang lebih baik daripada orang  itu, dia telah mengkhianati Allah, RasulNya dan kaum muslimin.” (Hadis  Riwayat Al-Hakim)&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;“Berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.  Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan  masuk neraka jahannam dalam keadaan hina dina” (QS. Al Mu’min: 60)&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik  bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat  buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. Al  Baqarah 2:216)&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang  Aku, maka (jawablah), bahwasannya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan  permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku, maka  hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)Ku dan hendaklah mereka  beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran” (QS. Al  Baqarah: 186)&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;“Dan apabila manusia ditimpa bahaya, ia berdoa kepada  Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri. Tetapi setelah Kami  hilangkan bahaya itu daripadanya, ia kembali melalui (jalan yang sesat),  seolah-olah dia tidak pernah berdo’a kepada Kami untuk (menghilangkan)  bahaya yang telah menimpanya. Demikianlah dijadikan terasa indah bagi  orang-orang yang melampaui batas apa yang mereka kerjakan” (QS. Yunus :  12)&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan;  “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (ni’mat)  kepadamu, dan jika kamu mengingkari (ni’mat-Ku), maka sesungguhnya  azab-Ku sangat pedih” (QS Ibrahim : 7)”&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;“Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan  penuh kesayangan dan ucapkanlah: “Wahai Tuhanku, kasihilah mereka  keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil”.  (QS. Al-Isra’17:24)&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Dan tidaklah sama (kesan dan hukum) perbuatan baik dan  perbuatan jahat. Tolaklah (kejahatan yang ditujukan kepadamu) dengan  cara yang lebih baik; apabila engkau berlaku demikian maka orang yang  menaruh rasa permusuhan terhadapmu, dengan serta merta akan menjadi  seolah-olah seorang sahabat karib. ( fussilat 34 )&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Dari Anas berkata, Rasulullah shallallahu &lt;a title="See also Muhasabah Harian Setiap Muslim" href="http://blog.aldohas.com/muhasabah-harian-setiap-muslim/"&gt;Alaihi wa&lt;/a&gt;  Sallam bersabda, janganlah seseorang menangan-angankan kematian karena  musibah yang menimpanya, jikalah dia harus menginginkan, maka  katakanlah, “Ya Allah hidupkanlah aku jika kehidupan itu lebih baik  bagiku dan matikanlah aku jika kematian itu lebih baik bagiku”&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;“Dia Yang menciptakan segala sesuatu, lalu Dia menetapkan atasnya takdir (ketetapan) yang sesempurna-sempurnanya”(qs 25 :2)&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada  apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang  banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak  dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia; dan di sisi  Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS. Al-Imraan 3:14)&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;“Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita sholihah.” (HR. Muslim).&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;“Hai orang-orang yang beriman bersabarlah kamu dan  kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (diperbatasan  negerimu) dan bertawakalah kepada Allah supaya kamu beruntung.” (QS Al  Imran 200)&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;“Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang  bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah  kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Ku lah  kembalimu.” (QS. Luqman 31:14)&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;IBU UTAMA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Nabi S.A.W bersabda yang bermaksud : Ada 4 di pandang sebagai ibu yaitu :&lt;br /&gt;1) Ibu dari segala OBAT adalah SEDIKIT MAKAN.&lt;br /&gt;2) Ibu dari segala ADAB adalah SEDIKIT BERCAKAP.&lt;br /&gt;3) Ibu dari segala IBADAT adalah TAKUT BUAT DOSA&lt;br /&gt;4) Ibu dari segala CITA CITA adalah SABAR.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar (QS. Al Ankabut (29) ; 45)&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;“Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik  kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah,  dan melahirkannya dengan susah payah (pula).” (QS. Al AhQaaf 46:15)&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka  menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka  menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan  hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah  menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka,  atau ayah suami mereka, atau putera-putera suami mereka, atau  saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan  mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki,  atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap  wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan  janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka  sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai  orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. (QS. An Nuur 24:31)&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;“Manusia itu mengikut agama kawannya. Maka hendaklah diperhatikan siapa yang hendak dijadikan sebagai kawannya.” (HR Tirmidzi)&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh,  mendirikan shalat, dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi  Tuhan mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula)  mereka bersedih hati. (al-Baqarah: 277)&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Orang yang hidup dengan berprinsip yang teguh tidak akan  hilang (dilupakan), tidak akan kehilangan dan tidak akan mati (Arif  bijak)&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang kehidupannya  seperti orang-orang Badui(bukan madani), dia mengisolasi dirinya.  Barangsiapa yang kehidupannya dari berburu, dia tergolong orang yang  lalai.” HR Abu Dawud dan Ahmad&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Rasulullah saw. bersabda, “Orang yang paling aku benci  dan yang paling jauh majelisnya dari aku pada hari kiamat adalah orang  yang banyak omong, yang membuat dan bicara seenaknya, serta yang  menyombongkan diri (angkuh).” (HR Ahmad, Ibnu Hibban, Abu Nuaim)&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Rasulullah saw. bersabda, “Pukullah anak-anakmu karena  meninggalkan shalat pada usia sepuluh tahun dan pisahkan tempat tidur  mereka (lelaki dan perempuan) pada usia sembilan tahun, dan kawinkanlah  pada usia tujuh belas tahun jika memungkinkan.” (HR Ibnus-Sunni dalam  Awwalul Yaumi wal-Lail)&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Rasulullah saw. bersabda, ” Satu hukum Allah yang  benar-benar diterapkan di muka bumi adalah lebih baik bagi penduduk bumi  dari pada mereka diberi hujan selama empat puluh pagi.” (HR Ibnu Majah,  Ahmad, an-Nasa)&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Rasulullah saw bersabda, Tali temali Islam akan terlepas  (putus), orang-orang akan berpegangan kepada tali berikutnya. Tali yang  pertama kali lepas (putus) adalah hukum (syariah) dan yang terakhir  adalah sholat.” HR Ahmad, Ibnu Hibban, al-Haakim)&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Rasulullah saw bersabda, “Waspadalah terhadap perbuatan  kezaliman karena kezaliman adalah kegelapan di hari kiamat. Jauhilah  kekikiran karena kekikiran telah membinasakan orang-orang sebelum kamu,  mengantarkan mereka kepada pertumpahan darah di antara mereka dan  menghalalkan segala cara.” (HR Muslim dari Jabir bin Abdullah r.a)&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;“Rasulullah ditanya tentang sesuatu yang paling banyak  memasukkan orang ke dalam surga, lalu beliau menjawab, ‘Taqwa kepada  Allah dan akhlaq yang baik.’ Beliau juga ditanya tentang perkara yang  paling banyak mengantarkan orang masuk ke neraka, beliau menjawab,  ‘Mulut dan kemaluan.’” (HR Tirmidzi)&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Robbanaa hab lanaa min azwaajinaa wadzurriyaatinaa  qurrota a’yun. Waj’alnaa lil muttaqiina imaamaa (Q.S. Al Furqaan: 74).  Aamiin. (Ya Roob kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan  keturunan sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi  orang-orang yang bertaqwa).&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;“Rasa takut terhadap manusia jangan sampai menghalangi  kamu untuk menyatakan apa yang sebenarnya jika memang benar kamu  melihatnya, menyaksikan atau mendengarnya.” (HR Ahmad)&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Rencana jahat apabila terdapat pada diri seseorang maka  akan kembali akibatnya kepadanya.”Rencana jahat itu tidak akan menimpa  selain orang yang merencanakannya sendiri.” (Faathir: 43)&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4215712317902355704-2940452352163531994?l=kanglukman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanglukman.blogspot.com/feeds/2940452352163531994/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4215712317902355704&amp;postID=2940452352163531994' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4215712317902355704/posts/default/2940452352163531994'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4215712317902355704/posts/default/2940452352163531994'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanglukman.blogspot.com/2012/01/kata-mutiara-al-quran.html' title='Kata Mutiara Al-Qur&apos;an'/><author><name>Lukman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06518562525580975038</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_8rQnLujxL0E/SZJQmtBECqI/AAAAAAAAABs/dI2y6eaV3Xc/S220/potoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4215712317902355704.post-5705751744304130941</id><published>2012-01-21T09:09:00.001+07:00</published><updated>2012-01-21T09:39:03.567+07:00</updated><title type='text'>Manfaat Sholat Subuh Berjamaah</title><content type='html'>&lt;div&gt;Nabi Muhammad SAW ketika hijrah, pertama yang dibangun adalah masjid.  Kalau mau melangkah kebangkitan umat Islam mulai juga dari masjid.  Infrastruktur negara, politik, ekonomi, sosial, budaya bahkan militer  Madinah dibangun dari masjid. Langkah perdana mengembalikan umat  itukepada masjid. &lt;p&gt;Dengan senangnya mereka beribadah maka, akhlak mereka akan menjadi  mulia. Jadi, dua hal yang dapat dibedakan, nggak dapat dipisahkan. Kata  orang yang sosialis, ”Itu hanya ritual saja.” Justru akhlak yang perdana  itu, hablum minallah dan hablumminan naas. Dengan senangnya dia  beribadah maka dia akan berakhlak mulia. Dan akhlak mulia itu karena dia  melakukan kesenangan ibadah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Makanya, kalau orang sudah khusyuk shalatnya hal yang tidak  bermanfaat dia tinggalkan, zakat dia tunaikan, tidak mau berzinah, dia  jaga kehormatan dirinya, dia tepat janji, lalu dia jaga  shalat-shalatnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kenapa yang dipilih Subuh?&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt; Memulai hari itu Subuh. Dan ternyata, orang Yahudi mengukurnya Subuh.  Kalau sahabat Nabi Muhammad jelas untuk mengetahui orang munafik, Subuh  dia tidak shalat. Makanya, shalat yang paling berat buat orang munafik  adalah Subuh dan Isya. Orang Yahudi itu tahu, makanya dia ukur dari  shalat Subuh. Jika jamaah Subuh umat Islam sebanyak jamaah Jumat-nya,  maka itu kebangkitan umat Islam. &lt;p&gt;Karena itu, Allah SWT, menyebutkan dalam QS At-Taubah ayat 18: ‘Hanya  orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir itu adalah  orang-orang yang memakmurkan masjid.” Mukmin banyak di Indonesia ini,  tapi mukmin yang selalu shalat Subuh berjamaah di masjid dapat dihitung  dengan jari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Umat Islam mayoritas, tapi minoritas yang beriman. Jadi, nggak usah  pakai apa-apa kalau ingin tahu kualitas orang beriman lihat dari shalat  Subuhnya. Kalau, nggak shalat Subuh berjamaah di masjid, berarti belum  beriman dia, tanpa alasan syar’i. Manfaat Subuh berjamaah di masjid itu  menunjukkan seorang mukmin itu mujahid karena dia melawan hawa nafsunya.  Dia meninggalkan rumahnya menuju rumah Allah. Luar biasa itu. Makanya  saya menyebutnya ‘Mujahidin Fajar’.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua, masjid itu Rumah Allah. Bandingkan, kalau kita mau masuk  istana sangat susah, penjagaannya ketat. Ini rumah Allah, yang lebih  dari pada sekedar istana, yang ada di depan mata, tapi kenapa berat  untuk melangkah. Takdir kita di tangan-Nya, hidup mati kita di  tangan-Nya, rezeki di tangan-Nya, alangkah naif kalau kita tidak mau  datang kepada-Nya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maka itu, adzan, bukan panggilan muadzin tapi panggilan Allah. Dan  itulah undangan yang paling sempurna. Selesai kumandang adzan kita  seraya berdoa, Allahumma robba hadzihidda’watittammah, inilah undangan  yang paling sempurna. Bisa dibayangkan kalau kita diundang raja, ini  yang mengundang kita yang Maha Merajai, yang punya langit dan bumi.  Makanya yang dipanggil yang bersyahadat, yang nggak bersyahadat tidak  dipanggil. Jadi, jangan mencari dalil, pulang kerjanya larut malam, atau  karena berangkat kerja sebelum Subuh. Kalau kita sudah niat, pasti  bisa. Man jadda wajada.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kenapa kita jadi minoritas untuk urusan ibadah?&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt; Al-wahn, karena cinta dunia, akibatnya kita malas ibadah. Al-wahn ini  tanda kelemahan iman. Kemudian, masjid itu disebut juga baitul malaikat.  Jadi, setiap pintu dijaga malaikat yang mengaminkan orang yang masuk  masjid. Allahummaftahli abwaba rahmatika, malaikat mengaminkan. Kemudian  malaikat mengikuti dan mengaminkan doa kita di masjid, mendoakan kita  selama tidak maksiat di masjid. &lt;p&gt;Begitu, kita keluar diaminkan lagi oleh malaikat. Allahumma inni  as’aluka minfadlik. Malaikat mengaminkan lagi, barakna haulahu. Orang  yang baru keluar dari masjid, diberkahi lagi oleh Allah, bukan hanya dia  tapi siapa yang ada di dekat dia. Misalnya rezekinya, aktifitasnya,  ide-idenya, perjuangannya. Apa lagi jika dia seorang da’i, dakwahnya  diberkahi oleh Allah. Bila dia seorang guru, dia berwibawa. Siapa saja,  istrinya, anaknya, sahabatnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Makanya, Ibnu Rowahah, tokoh pemikir ekonominya Rasulullah Saw, kalau  berbisnis dia bukan bertanya berapa modalnya, tapi yang ditanya kamu  shalat Subuh di mana? Kalau shalat Subuh di masjid, ayo kita berbisnis.  Karena, beliau yakin orang yang shalat Subuh berjamaah di masjid akan  membawa keberkahan dalam bisnisnya, dalam pergaulannya, dalam  persahabatannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketiga, masjid itu adalah Baiturrasul. Makanya Nabi sampai akhir  hayatnya selalu di masjid sampai beliau digotong ke masjid. Nggak kuat  menjadi imam malah menjadi makmum. Sampai beliau bersabda, kalau umatku  tahu keutamaan ke masjid, sampai merangkakpun pasti ke masjid. Cuma  sayangnya yang tahu itu hanya orang yang beriman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keempat, masjid adalah baitul mukminin (rumahnya orang-orang mukmin).  Tempat berkumpulnya orang-orang beriaman itu masjid. Dan itu mencairkan  semua masalah. Sifat hasud, takabur, perselisihan, dengan dia  bersama-sama ke masjid, ada ukhuwwah. Banyak masalah yang bisa  diselesaikan di masjid. Masjid juga rumahnya orang-orang fakir. Maka di  situ ada Baitul Mal. Makanya para dai Allah harus menjadi pelopor untuk  shalat berjamaah di masjid.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apa saran ustadz supaya orang gampang shalat Subuh berjamaah?&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;div&gt; Azam (kemauan keras), nawaitu-nya harus kuat. Rebutlah hidayah fajar  itu. Masa dihidangkan oleh Allah, hidayah-rahmat, barakah, pagi-pagi  nggak mau&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4215712317902355704-5705751744304130941?l=kanglukman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanglukman.blogspot.com/feeds/5705751744304130941/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4215712317902355704&amp;postID=5705751744304130941' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4215712317902355704/posts/default/5705751744304130941'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4215712317902355704/posts/default/5705751744304130941'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanglukman.blogspot.com/2012/01/manfaat-sholat-subuh-berjamaah.html' title='Manfaat Sholat Subuh Berjamaah'/><author><name>Lukman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06518562525580975038</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_8rQnLujxL0E/SZJQmtBECqI/AAAAAAAAABs/dI2y6eaV3Xc/S220/potoku.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4215712317902355704.post-7549159608198476664</id><published>2012-01-19T14:42:00.002+07:00</published><updated>2012-01-19T14:50:05.750+07:00</updated><title type='text'>Bagaimana Seorang Muslim Berfikir</title><content type='html'>&lt;table width="100%" border="0" cellpadding="3" cellspacing="0" height="200"&gt;   &lt;tbody&gt;    &lt;tr&gt;      &lt;td valign="top" width="100%" align="center"&gt;        &lt;p class="ayettepe"&gt;(Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau   duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan   langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan   ini dengan sia-sia.&lt;br /&gt;Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka."&lt;br /&gt;       (QS. Ali 'Imran, 3:191) &lt;/p&gt;     &lt;br /&gt;&lt;hr size="1" align="center" color="#C0C0C0"&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;img src="http://www.harunyahya.com/indo/buku/images_deepthinking/008b.jpg" width="300" align="RIGHT" height="215" hspace="10" /&gt;  &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;P&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;ernahkah anda memikirkan bahwa anda tidak ada sebelum dilahirkan          ke dunia ini; dan anda telah diciptakan dari sebuah ketiadaan?        &lt;p&gt;         Pernahkan anda berpikir bagaimana bunga yang setiap hari anda lihat di          ruang tamu, yang tumbuh dari tanah yang hitam, ternyata memiliki bau yang          harum serta berwarna-warni? &lt;/p&gt;       &lt;p&gt;         Pernahkan anda memikirkan seekor nyamuk, yang sangat mengganggu ketika          terbang mengitari anda, mengepakkan sayapnya dengan kecepatan yang sedemikian          tinggi sehingga kita tidak mampu melihatnya? &lt;/p&gt;       &lt;p&gt;         Pernahkan anda berpikir bahwa lapisan luar dari buah-buahan seperti pisang,          semangka, melon dan jeruk berfungsi sebagai pembungkus yang sangat berkualitas,          yang membungkus daging buahnya sedemikian rupa sehingga rasa dan keharumannya          tetap terjaga? &lt;/p&gt;       &lt;p&gt;         Pernahkan anda berpikir bahwa gempa bumi mungkin saja datang secara tiba-tiba          ketika anda sedang tidur, yang menghancur luluhkan rumah, kantor dan kota          anda hingga rata dengan tanah sehingga dalam tempo beberapa detik saja          anda pun kehilangan segala sesuatu yang anda miliki di dunia ini? &lt;/p&gt;       &lt;p&gt;         Pernahkan anda berpikir bahwa kehidupan anda berlalu dengan sangat cepat,          anda pun menjadi semakin tua dan lemah, dan lambat laun kehilangan ketampanan          atau kecantikan, kesehatan dan kekuatan anda? &lt;/p&gt;       &lt;p&gt;         Pernahkan anda memikirkan bahwa suatu hari nanti, malaikat maut yang diutus          oleh Allah akan datang menjemput untuk membawa anda meninggalkan dunia          ini? &lt;/p&gt;       &lt;p&gt;         Jika demikian, pernahkan anda berpikir mengapa manusia demikian terbelenggu          oleh kehidupan dunia yang sebentar lagi akan mereka tinggalkan dan yang          seharusnya mereka jadikan sebagai tempat untuk bekerja keras dalam meraih          kebahagiaan hidup di akhirat? &lt;/p&gt;       &lt;p&gt;         Manusia adalah makhluk yang dilengkapi Allah sarana berpikir. Namun sayang,          kebanyakan mereka tidak menggunakan sarana yang teramat penting ini sebagaimana          mestinya. Bahkan pada kenyataannya sebagian manusia hampir tidak pernah          berpikir. &lt;/p&gt;       &lt;p&gt;         Sebenarnya, setiap orang memiliki tingkat kemampuan berpikir yang seringkali          ia sendiri tidak menyadarinya. Ketika mulai menggunakan kemampuan berpikir          tersebut, fakta-fakta yang sampai sekarang tidak mampu diketahuinya, lambat-laun          mulai terbuka di hadapannya. Semakin dalam ia berpikir, semakin bertambahlah          kemampuan berpikirnya dan hal ini mungkin sekali berlaku bagi setiap orang.          Harus disadari bahwa tiap orang mempunyai kebutuhan untuk berpikir serta          menggunakan akalnya semaksimal mungkin. &lt;/p&gt;       &lt;p&gt;         Buku ini ditulis dengan tujuan mengajak manusia "berpikir sebagaimana          mestinya" dan mengarahkan mereka untuk "berpikir sebagaimana          mestinya". Seseorang yang tidak berpikir berada sangat jauh dari          kebenaran dan menjalani sebuah kehidupan yang penuh kepalsuan dan kesesatan.          Akibatnya ia tidak akan mengetahui tujuan penciptaan alam, dan arti keberadaan          dirinya di dunia. Padahal, Allah telah menciptakan segala sesuatu untuk          sebuah tujuan sebagaimana dinyatakan dalam Al-Qur'an: &lt;/p&gt;       &lt;p class="AyetBoldAlnti"&gt;Dan Kami tidak menciptakan langit          dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dengan bermain-main. Kami tidak          menciptakan keduanya melainkan dengan haq, tetapi kebanyakan mereka tidak          mengetahui." (QS. Ad-Dukhaan, 44: 38-39) &lt;/p&gt;       &lt;p class="AyetBoldAlnti"&gt;Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya          Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan          dikembalikan kepada Kami? (QS. Al-Mu'minuun,          23:115) &lt;/p&gt;       &lt;p&gt;         Oleh karena itu, yang paling pertama kali wajib untuk dipikirkan secara          mendalam oleh setiap orang ialah tujuan dari penciptaan dirinya, baru          kemudian segala sesuatu yang ia lihat di alam sekitar serta segala kejadian          atau peristiwa yang ia jumpai selama hidupnya. Manusia yang tidak memikirkan          hal ini, hanya akan mengetahui kenyataan-kenyataan tersebut setelah ia          mati. Yakni ketika ia mempertanggung jawabkan segala amal perbuatannya          di hadapan Allah; namun sayang sudah terlambat. Allah berfirman dalam          Al-Qur'an bahwa pada hari penghisaban, tiap manusia akan berpikir dan          menyaksikan kebenaran atau kenyataan tersebut: &lt;/p&gt;       &lt;p class="AyetBoldAlnti"&gt;Dan pada hari itu diperlihatkan neraka          Jahannam; dan pada hari itu ingatlah manusia akan tetapi tidak berguna          lagi mengingat itu baginya. Dia mengatakan, "Alangkah baiknya kiranya          aku dahulu mengerjakan (amal saleh) untuk hidupku ini." (QS.          Al-Fajr, 89:23-24) &lt;/p&gt;       &lt;p&gt;         Padahal Allah telah memberikan kita kesempatan hidup di dunia. Berpikir          atau merenung untuk kemudian mengambil kesimpulan atau pelajaran-pelajaran          dari apa yang kita renungkan untuk memahami kebenaran, akan menghasilkan          sesuatu yang bernilai bagi kehidupan di akhirat kelak. Dengan alasan inilah,          Allah mewajibkan seluruh manusia, melalui para Nabi dan Kitab-kitab-Nya,          untuk memikirkan dan merenungkan penciptaan diri mereka sendiri dan jagad          raya: &lt;/p&gt;       &lt;p class="AyetBoldAlnti"&gt;Dan mengapa mereka tidak memikirkan          tentang (kejadian) diri mereka?, Allah tidak menjadikan langit dan bumi          dan apa yang ada di antara keduanya melainkan dengan tujuan yang benar          dan waktu yang ditentukan. Dan sesungguhnya kebanyakan di antara manusia          benar-benar ingkar akan pertemuan dengan Tuhannya." (QS.          Ar-Ruum, 30: 8)&lt;/p&gt;&lt;p class="AyetBoldAlnti"&gt;Sumber : harunyahya.com&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4215712317902355704-7549159608198476664?l=kanglukman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanglukman.blogspot.com/feeds/7549159608198476664/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4215712317902355704&amp;postID=7549159608198476664' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4215712317902355704/posts/default/7549159608198476664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4215712317902355704/posts/default/7549159608198476664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanglukman.blogspot.com/2012/01/bagaimana-seorang-muslim-berfikir.html' title='Bagaimana Seorang Muslim Berfikir'/><author><name>Lukman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06518562525580975038</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_8rQnLujxL0E/SZJQmtBECqI/AAAAAAAAABs/dI2y6eaV3Xc/S220/potoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4215712317902355704.post-677805115908701848</id><published>2012-01-19T14:26:00.001+07:00</published><updated>2012-01-19T14:27:24.973+07:00</updated><title type='text'>Hikmah Kematian</title><content type='html'>&lt;p&gt;Kehidupan berlangsung tanpa disadari dari detik ke detik. Apakah anda  tidak menyadari bahwa hari-hari yang anda lewati justru semakin  mendekatkan anda kepada kematian sebagaimana juga yang berlaku bagi  orang lain?&lt;/p&gt;                               &lt;p&gt; Seperti yang tercantum dalam ayat “&lt;span class="ayetler"&gt;Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan&lt;/span&gt;.”  (QS. 29:57) tiap orang yang pernah hidup di muka bumi ini ditakdirkan  untuk mati. Tanpa kecuali, mereka semua akan mati, tiap orang. Saat ini,  kita tidak pernah menemukan jejak orang-orang yang telah meninggal  dunia. Mereka yang saat ini masih hidup dan mereka yang akan hidup juga  akan menghadapi kematian pada hari yang telah ditentukan. Walaupun  demikian, masyarakat pada umumnya cenderung melihat kematian sebagai  suatu peristiwa yang terjadi secara kebetulan saja.&lt;/p&gt;                               &lt;p&gt; Coba renungkan seorang bayi yang baru  saja membuka matanya di dunia ini dengan seseorang yang sedang mengalami  sakaratul maut. Keduanya sama sekali tidak berkuasa terhadap kelahiran  dan kematian mereka. Hanya Allah yang memiliki kuasa untuk memberikan  nafas bagi kehidupan atau untuk mengambilnya.&lt;/p&gt;                               &lt;p&gt; Semua makhluk hidup akan hidup sampai  suatu hari yang telah ditentukan dan kemudian mati; Allah menjelaskan  dalam Quran tentang prilaku manusia pada umumnya terhadap kematian dalam  ayat berikut ini:&lt;/p&gt;                               &lt;p class="AyetBoldAlnti"&gt; Katakanlah:  “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya  kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada  (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan  kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. 62:8)&lt;/p&gt;                               &lt;p&gt; Kebanyakan orang menghindari untuk  berpikir tentang kematian. Dalam kehidupan modern ini, seseorang  biasanya menyibukkan dirinya dengan hal-hal yang sangat bertolak  belakang [dengan kematian]; mereka berpikir tentang: di mana mereka akan  kuliah, di perusahaan mana mereka akan bekerja, baju apa yang akan  mereka gunakan besok pagi, apa yang akan dimasak untuk makan malam  nanti, hal-hal ini merupakan persoalan-persoalan penting yang sering  kita pikirkan. Kehidupan diartikan sebagai sebuah proses kebiasaan yang  dilakukan sehari-hari. Pembicaraan tentang kematian sering dicela oleh  mereka yang merasa tidak nyaman mendengarnya. Mereka menganggap bahwa  kematian hanya akan terjadi ketika seseorang telah lanjut usia,  seseorang tidak ingin memikirkan tentang kematian dirinya yang tidak  menyenangkannya ini. Sekalipun begitu ingatlah selalu, tidak ada yang  menjamin bahwa seseorang akan hidup dalam satu jam berikutnya. Tiap  hari, orang-orang menyaksikan kematian orang lain di sekitarnya tetapi  tidak memikirkan tentang hari ketika orang lain menyaksikan kematian  dirinya. Ia tidak mengira bahwa kematian itu sedang menunggunya!&lt;/p&gt;                               &lt;p&gt; Ketika kematian dialami oleh seorang  manusia, semua “kenyataan” dalam hidup tiba-tiba lenyap. Tidak ada lagi  kenangan akan “hari-hari indah” di dunia ini. Renungkanlah segala  sesuatu yang anda dapat lakukan saat ini: anda dapat mengedipkan mata  anda, menggerakkan badan anda, berbicara, tertawa; semua ini merupakan  fungsi tubuh anda. Sekarang renungkan bagaimana keadaan dan bentuk tubuh  anda setelah anda mati nanti.&lt;/p&gt;                               &lt;p&gt; Dimulai saat anda menghembuskan napas  untuk yang terakhir kalinya, anda tidak ada apa-apanya lagi selain  “seonggok daging”. Tubuh anda yang diam dan terbujur kaku, akan dibawa  ke kamar mayat. Di sana, ia akan dimandikan untuk yang terakhir kalinya.  Dengan dibungkus kain kafan, jenazah anda akan di bawa ke kuburan dalam  sebuah peti mati. Sesudah jenazah anda dimasukkan ke dalam liang lahat,  maka tanah akan menutupi anda. Ini adalah kesudahan cerita anda. Mulai  saat ini, anda hanyalah seseorang yang namanya terukir pada batu nisan  di kuburan.&lt;/p&gt;                               &lt;p&gt; Selama bulan-bulan atau tahun-tahun  pertama, kuburan anda sering dikunjungi. Seiring dengan berlalunya  waktu, hanya sedikit orang yang datang. Beberapa tahun kemudian, tidak  seorang pun yang datang mengunjungi.&lt;/p&gt;                               &lt;p&gt; Sementara itu, keluarga dekat anda  akan mengalami kehidupan yang berbeda yang disebabkan oleh kematian  anda. Di rumah, ruang dan tempat tidur anda akan kosong. Setelah  pemakaman, sebagian barang-barang milik anda akan disimpan di rumah:  baju, sepatu, dan lain-lain yang dulu menjadi milik anda akan diberikan  kepada mereka yang memerlukannya. Berkas-berkas anda di kantor akan  dibuang atau diarsipkan. Selama tahun-tahun pertama, beberapa orang  masih berkabung akan kepergian anda. Namun, waktu akan mempengaruhi  ingatan-ingatan mereka terhadap masa lalu. Empat atau lima dasawarsa  kemudian, hanya sedikit orang saja yang masih mengenang anda. Tak lama  lagi, generasi baru muncul dan tidak seorang pun dari generasi anda yang  masih hidup di muka bumi ini. Apakah anda diingat orang atau tidak, hal  tersebut tidak ada gunanya bagi anda.&lt;/p&gt;                               &lt;p&gt; Sementara semua hal ini terjadi di  dunia, jenazah yang ditimbun tanah akan mengalami proses pembusukan yang  cepat. Segera setelah anda dimakamkan, maka bakteri-bakteri dan  serangga-serangga berkembang biak pada mayat tersebut; hal tersebut  terjadi dikarenakan ketiadaan oksigen. Gas yang dilepaskan oleh jasad  renik ini mengakibatkan tubuh jenazah menggembung, mulai dari daerah  perut, yang mengubah bentuk dan rupanya. Buih-buih darah akan meletup  dari mulut dan hidung dikarenakan tekanan gas yang terjadi di sekitar  diafragma. Selagi proses ini berlangsung, rambut, kuku, tapak kaki, dan  tangan akan terlepas. Seiring dengan terjadinya perubahan di luar tubuh,  organ tubuh bagian dalam seperti paru-paru, jantung dan hati juga  membusuk. Sementara itu, pemandangan yang paling mengerikan terjadi di  sekitar perut, ketika kulit tidak dapat lagi menahan tekanan gas dan  tiba-tiba pecah, menyebarkan bau menjijikkan yang tak tertahankan. Mulai  dari tengkorak, otot-otot akan terlepas dari tempatnya. Kulit dan  jaringan lembut lainnya akan tercerai berai. Otak juga akan membusuk dan  tampak seperti tanah liat. Semua proses ini berlangsung sehingga  seluruh tubuh menjadi kerangka.&lt;/p&gt;                               &lt;p&gt; Tidak ada kesempatan untuk kembali  kepada kehidupan yang sebelumnya. Berkumpul bersama keluarga di meja  makan, bersosialisasi atau memiliki pekerjaan yang terhormat; semuanya  tidak akan mungkin terjadi.&lt;/p&gt;                               &lt;p&gt; Singkatnya, “onggokkan daging dan  tulang” yang tadinya dapat dikenali; mengalami akhir yang menjijikkan.  Di lain pihak, anda – atau lebih tepatnya, jiwa anda – akan meninggalkan  tubuh ini segera setelah nafas anda berakhir. Sedangkan sisa dari anda –  tubuh anda – akan menjadi bagian dari tanah.&lt;/p&gt;                               &lt;p&gt; Ya, tetapi apa alasan semua hal ini terjadi?&lt;/p&gt;                               &lt;p&gt; Seandainya Allah ingin, tubuh ini  dapat saja tidak membusuk seperti kejadian di atas. Tetapi hal ini  justru menyimpan suatu pesan tersembunyi yang sangat penting&lt;/p&gt;                               &lt;p&gt; Akhir kehidupan yang sangat dahsyat  yang menunggu manusia; seharusnya menyadarkan dirinya bahwa ia bukanlah  hanya tubuh semata, melainkan jiwa yang “dibungkus” dalam tubuh. Dengan  lain perkataan, manusia harus menyadari bahwa ia memiliki suatu  eksistensi di luar tubuhnya. Selain itu, manusia harus paham akan  kematian tubuhnya - yang ia coba untuk miliki seakan-akan ia akan hidup  selamanya di dunia yang sementara ini -. Tubuh yang dianggapnya sangat  penting ini, akan membusuk serta menjadi makanan cacing suatu hari nanti  dan berakhir menjadi kerangka. Mungkin saja hal tersebut segera  terjadi.&lt;/p&gt;                               &lt;p&gt; Walaupun setelah melihat  kenyataan-kenyataan ini, ternyata mental manusia cenderung untuk tidak  peduli terhadap hal-hal yang tidak disukai atau diingininya. Bahkan ia  cenderung untuk menafikan eksistensi sesuatu yang ia hindari  pertemuannya. Kecenderungan seperti ini tampak terlihat jelas sekali  ketika membicarakan kematian. Hanya pemakaman atau kematian tiba-tiba  keluarga dekat sajalah yang dapat mengingatkannya [akan kematian].  Kebanyakan orang melihat kematian itu jauh dari diri mereka. Asumsi yang  menyatakan bahwa mereka yang mati pada saat sedang tidur atau karena  kecelakaan merupakan orang lain; dan apa yang mereka [yang mati] alami  tidak akan menimpa diri mereka! Semua orang berpikiran, belum saatnya  mati dan mereka selalu berpikir selalu masih ada hari esok untuk hidup.&lt;/p&gt;                               &lt;p&gt; Bahkan mungkin saja, orang yang  meninggal dalam perjalanannya ke sekolah atau terburu-buru untuk  menghadiri rapat di kantornya juga berpikiran serupa. Tidak pernah  terpikirkan oleh mereka bahwa koran esok hari akan memberitakan kematian  mereka. Sangat mungkin, selagi anda membaca artikel ini, anda berharap  untuk tidak meninggal setelah anda menyelesaikan membacanya atau bahkan  menghibur kemungkinan tersebut terjadi. Mungkin anda merasa bahwa saat  ini belum waktunya mati karena masih banyak hal-hal yang harus  diselesaikan. Namun demikian, hal ini hanyalah alasan untuk menghindari  kematian dan usaha-usaha seperti ini hanyalah hal yang sia-sia untuk  menghindarinya:&lt;/p&gt;                               &lt;p class="AyetBoldAlnti"&gt; Katakanlah:  “Lari itu sekali-kali tidaklah berguna bagimu, jika kamu melarikan diri  dari kematian atau pembunuhan, dan jika (kamu terhindar dari kematian)  kamu tidak juga akan mengecap kesenangan kecuali sebentar saja.” (QS.  33:16)&lt;/p&gt;                               &lt;p&gt; Manusia yang diciptakan seorang diri  haruslah waspada bahwa ia juga akan mati seorang diri. Namun selama  hidupnya, ia hampir selalu hidup untuk memenuhi segala keinginannya.  Tujuan utamanya dalam hidup adalah untuk memenuhi hawa nafsunya. Namun,  tidak seorang pun dapat membawa harta bendanya ke dalam kuburan. Jenazah  dikuburkan hanya dengan dibungkus kain kafan yang dibuat dari bahan  yang murah. Tubuh datang ke dunia ini seorang diri dan pergi darinya pun  dengan cara yang sama. Modal yang dapat di bawa seseorang ketika mati  hanyalah amal-amalnya saja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sumber : harunyahya.com&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4215712317902355704-677805115908701848?l=kanglukman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanglukman.blogspot.com/feeds/677805115908701848/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4215712317902355704&amp;postID=677805115908701848' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4215712317902355704/posts/default/677805115908701848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4215712317902355704/posts/default/677805115908701848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanglukman.blogspot.com/2012/01/hikmah-kematian.html' title='Hikmah Kematian'/><author><name>Lukman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06518562525580975038</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_8rQnLujxL0E/SZJQmtBECqI/AAAAAAAAABs/dI2y6eaV3Xc/S220/potoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4215712317902355704.post-5657534066816097027</id><published>2012-01-19T14:19:00.001+07:00</published><updated>2012-01-19T14:21:33.865+07:00</updated><title type='text'>Doa bisa Menyembuhkan Penyakit</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt;                                 &lt;p&gt;&lt;span class="ayetler"&gt;&lt;span&gt;Dan  Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan  bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari  menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina". (QS.  Al Mu'min, 40:60)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                               &lt;/blockquote&gt;                               &lt;p&gt;&lt;span&gt;Menurut Al Qur'an, doa, yang berarti "seruan, men&lt;/span&gt;yampai&lt;span&gt;kan  ungkapan, permintaan, permohonan pertolongan," adalah berpalingnya  seseorang dengan tulus ikhlas kepada Allah, dan memohon pertolongan  dari-Nya, Yang Mahakuasa, Maha Pengasih dan Penyayang, dengan kesadaran  bahwa dirinya adalah wujud yang memiliki kebergantungan. Penyakit adalah  salah satu dari contoh tersebut yang dengannya manusia paling merasakan  kebergantungan ini dan lebih mendekatkan diri kepada Allah. Tambahan  lagi, penyakit adalah sebuah ujian, yang direncanakan menurut Hikmah  Allah, yang terjadi dengan Kehendak-Nya, dan sebagai peringatan bagi  manusia akan kefanaan dan ketidaksempurnaan kehidupan ini, dan juga  sebagai sumber pahala di Akhirat atas kesabaran dan ketaatan karenanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                               &lt;p&gt;&lt;span&gt;Sebaliknya mereka yang tidak  memiliki iman, meyakini bahwa jalan kesembuhan adalah melalui dokter,  obat atau kemampuan teknologi mutakhir dari ilmu pengetahuan modern.  Mereka tidak pernah berhenti untuk merenung bahwa Allah-lah yang  menyebabkan keseluruhan perangkat tubuh mereka untuk bekerja di saat  mereka sedang sehat, atau Dialah yang menciptakan obat yang membantu  penyembuhan dan para dokter ketika mereka sakit. Banyak orang hanya  kembali &lt;/span&gt; menghadap &lt;span&gt;kepada Allah di saat mereka sadar bahwa para dokter dan obat-obatan tidak&lt;/span&gt; memiliki kesanggupan&lt;span&gt;.  Orang-orang yang berada pada keadaan tersebut memohon pertolongan hanya  kepada Allah, setelah menyadari bahwa hanya Dialah yang dapat  membebaskan mereka dari kesulitan. Allah telah menyatakan pola pikir ini  dalam sebuah ayat: &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;                               &lt;blockquote&gt;                                 &lt;p class="ayetler"&gt;&lt;span&gt;Dan apabila  manusia ditimpa bahaya dia berdoa kepada Kami dalam keadaan berbaring,  duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu  daripadanya, dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat), seolah-olah  dia tidak pernah berdoa kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang  telah menimpanya. Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu  memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan. (QS, Yunus, 10:12)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                               &lt;/blockquote&gt;                               &lt;p&gt;&lt;span&gt;Padahal sesungguhnya, sekalipun  dalam keadaan sehat, atau tanpa cobaan atau kesulitan lain, seseorang  wajib berdoa dan bersyukur kepada Allah atas segala kenikmatan,  kesehatan dan seluruh karunia yang telah Dia berikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                               &lt;p&gt;&lt;span&gt;Inilah satu sisi paling penting  dari doa: Di samping berdoa dengan lisan menggunakan suara, penting pula  bagi seseorang melakukan segala upaya untuk berdoa melalui perilakunya.  Berdoa dengan perilaku bermakna melakukan segala sesuatu yang mungkin  untuk mencapai harapan tertentu. Misalnya, di samping berdoa, seseorang  yang sakit sepatutnya juga pergi ke dokter ahli, menggunakan obat-obatan  yang ber&lt;/span&gt;khasiat&lt;span&gt;, dan men&lt;/span&gt;jalani &lt;span&gt;perawatan  rumah sakit jika perlu, atau perawatan khusus dalam bentuk lain. Sebab,  Allah mengaitkan segala sesuatu yang terjadi di dunia ini pada  sebab-sebab tertentu. Segala sesuatu di dunia dan di alam semesta  terjadi mengikuti sebab-sebab ini. Oleh karena itu, seseorang haruslah  melakukan segala hal yang diperlukan dalam kerangka sebab-sebab ini,  sembari berharap hasilnya dari Allah, dengan kerendahan diri, berserah  diri dan bersabar, dengan &lt;/span&gt; menyadari&lt;span&gt; bahwa Dialah yang me&lt;/span&gt;nentu&lt;span&gt;kan hasilnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                               &lt;p&gt;&lt;span&gt; &lt;span style="background-color: #FFFFFF"&gt; Pengaruh &lt;/span&gt;menguntungkan&lt;span&gt; dari keimanan dan doa &lt;/span&gt; &lt;/span&gt;bagi&lt;span&gt; orang sakit&lt;/span&gt;,&lt;span&gt;  dan bagaimana hal ini dapat mempercepat penyembuhan adalah sesuatu yang  telah menarik perhatian dari dan dianjurkan oleh para dokter. Dengan  judul &lt;/span&gt; &lt;span&gt; &lt;span&gt; &lt;i&gt; &lt;span style="background-color: #FFFFFF"&gt;"God and Health: Is Religion Good Medicine? Why Science Is Starting to Believe&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="background-color: #FFFFFF"&gt;" [Tuhan dan Kesehatan: Apakah Agama Adalah Obat Yang Baik? Mengapa Ilmu Pengetahuan Mulai Percaya], majalah terkenal &lt;i&gt;Newsweek&lt;/i&gt; terbitan tanggal 10 November&lt;/span&gt; 2003 men&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;gangkat&lt;span&gt;  pengaruh agama dalam penyembuhan penyakit sebagai bahasan utamanya.  Majalah tersebut melaporkan bahwa keimanan kepada Tuhan meningkatkan  harapan pasien dan membantu pemulihan mereka dengan mudah, dan bahwa  ilmu pengetahuan mulai meyakini bahwa pasien dengan keimanan agam&lt;/span&gt;a&lt;span&gt; akan pulih lebih cepat dan &lt;/span&gt;lebih &lt;span&gt; mudah. Menurut pendataan oleh &lt;i&gt;Newsweek&lt;/i&gt;,  72% masyarakat Amerika mengatakan mereka percaya bahwa berdoa dapat  menyembuhkan seseorang dan berdoa membantu kesembuhan. Penelitian di  Inggris dan Amerika Serikat juga telah menyimpulkan bahwa doa dapat  mengurangi gejala-gejala penyakit pada pasien dan mempercepat proses  penyembuhannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                               &lt;p&gt;&lt;span&gt;Menurut penelitian yang dilakukan di Universitas Michigan, depresi dan stres teramati pada orang-orang &lt;/span&gt;yang taat beragama &lt;span&gt;dengan  tingkat rendah. Dan, menurut penemuan di Universitas Rush di Chicago,  tingkat kematian dini di kalangan orang-orang yang beribadah dan berdoa  secara teratur adalah sekitar 25% lebih rendah dibandingkan pada mereka  yang tidak memiliki keyakinan agama. Penelitian lain yang dilakukan  terhadap 750 orang, yang menjalani pemeriksaan &lt;/span&gt;&lt;i&gt;angiocardiography&lt;/i&gt; [&lt;span&gt;jantung dan pembuluh darah&lt;/span&gt;]&lt;span&gt;,  membuktikan secara ilmiah "kekuatan penyembuhan dari doa." Telah diakui  bahwa tingkat kematian di kalangan pasien penyakit jantung yang berdoa  menurun 30% dalam satu tahun pasca operasi yang mereka jalani.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                               &lt;p&gt;&lt;span&gt;Sejumlah contoh doa yang disebutkan dalam Al Qur'an adalah:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                               &lt;blockquote&gt;                                 &lt;p class="ayetler"&gt;&lt;span&gt;Dan (ingatlah  kisah) Ayub, ketika ia menyeru Tuhannya: "(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku  telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di  antara semua penyayang". Maka Kamipun memperkenankan seruannya itu, lalu  Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan  keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai  suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang  menyembah Allah. (QS. Al Anbiyaa', 21:83-84)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                                 &lt;p class="ayetler"&gt;&lt;span&gt;Dan (ingatlah   kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia  menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka  ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: "Bahwa tidak ada Tuhan  selain Engkau.  Mahasuci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk  orang-orang yang zalim." Maka Kami telah memperkenankan doanya dan  menyelamatkannya dari pada kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan  orang-orang yang beriman. (QS. Al Anbiyaa', 21:87-88)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                                 &lt;p class="ayetler"&gt;&lt;span&gt;Dan (ingatlah  kisah) Zakaria, tatkala ia menyeru Tuhannya: "Ya Tuhanku janganlah  Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Waris Yang Paling  Baik. Maka Kami memperkenankan doanya, dan Kami anugerahkan kepadanya  Yahya dan Kami jadikan isterinya dapat mengandung. Sesungguhnya mereka  adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan)  perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap  dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu' kepada Kami. (QS.  Al Anbiyaa', 21:89-90)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                                 &lt;p class="ayetler"&gt;&lt;span&gt;Sesungguhnya Nuh telah menyeru Kami: maka sesungguhnya sebaik-baik yang memperkenankan (adalah Kami). (QS. Ash Shaaffaat, 37:75)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                               &lt;/blockquote&gt;                               &lt;p&gt;&lt;span&gt;Sebagaimana telah disebutkan, doa  tidak semestinya hanya dilakukan untuk menghilangkan penyakit, atau  kesulitan-kesulitan duniawi lainnya. Orang beriman yang sejati haruslah  senantiasa berdoa kepada Allah dan menerima apa pun yang datang  dari-Nya. Kenyataan bahwa sejumlah manfaat doa yang diwahyukan di dalam  banyak ayat Al Qur'an kini sedang diakui kebenarannya secara ilmiah,  sekali lagi mengungkapkan keajaiban yang dimiliki Al Qur'an.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                                                                &lt;span&gt;Dan apabila  hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah),  bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang  berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi  (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka  selalu berada dalam kebenaran. (QS. Al Baqarah, 2:186)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : harunyahya.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4215712317902355704-5657534066816097027?l=kanglukman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanglukman.blogspot.com/feeds/5657534066816097027/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4215712317902355704&amp;postID=5657534066816097027' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4215712317902355704/posts/default/5657534066816097027'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4215712317902355704/posts/default/5657534066816097027'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanglukman.blogspot.com/2012/01/doa-bisa-menyembuhkan-penyakit.html' title='Doa bisa Menyembuhkan Penyakit'/><author><name>Lukman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06518562525580975038</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_8rQnLujxL0E/SZJQmtBECqI/AAAAAAAAABs/dI2y6eaV3Xc/S220/potoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4215712317902355704.post-7157733336798295755</id><published>2012-01-18T14:55:00.003+07:00</published><updated>2012-01-18T14:58:47.115+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lailatul qadar'/><title type='text'>Malam Lailatul Qadar &amp; Beritikaf</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;img src="http://www.pppa.or.id/daqu/components/com_fpss/images/lailatul_qadar_wallpaper_656.jpg" style="border: 3px solid black; float: left; margin: 5px;" width="150" border="0" /&gt;Bersemangatlah di Sepuluh Hari Terakhir Bulan Ramadhan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Para pembaca semoga dimudahkan Allah  untuk melakukan ketaatan. Perlu diketahui bahwa sepertiga terakhir bulan  Ramadhan adalah saat-saat yang penuh dengan kebaikan dan keutamaan  serta pahala yang melimpah.&lt;/p&gt;    &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Di dalamnya terdapat malam yang lebih  baik dari seribu bulan. Oleh karena itu suri tauladan kita Nabi Muhammad  shallallahu ‘alaihi wa sallam dahulu bersungguh-sungguh untuk  menghidupkan sepuluh hari terakhir tersebut dengan berbagai amalan  melebihi waktu-waktu lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagaimana istri beliau Ummul Mu’minin Aisyah radhiyallahu‘anha berkata,&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَجْتَهِدُ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مَا لاَ يَجْتَهِدُ فِى غَيْرِهِ.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa  sallam sangat bersungguh-sungguh pada sepuluh hari terakhir dari bulan  Ramadhan, melebihi kesungguhan beliau di waktu yang lainnya.” (HR.  Muslim)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Aisyah radhiyallahu ‘anha juga mengatakan,&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ ، وَأَحْيَا لَيْلَهُ ، وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wa  sallam memasuki sepuluh hari terakhir (bulan Ramadhan), beliau  mengencangkan sarungnya (untuk menjauhi para istri beliau dari berjima’,  pen), menghidupkan malam-malam tersebut dan membangunkan keluarganya.”  (HR. Bukhari &amp;amp; Muslim)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Maka perhatikanlah apa yang dilakukan  oleh suri tauladan kita! Lihatlah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam  bukanlah malah mengisi hari-hari terakir Ramadhan dengan berbelanja di  pusat-pusat perbelanjaan untuk persiapan lebaran (hari raya). Yang  beliau lakukan adalah bersungguh-sungguh dalam melakukan ibadah seperti  shalat, membaca Al Qur’an, dzikir, sedekah dan lain sebagainya.  Renungkanlah hal ini!&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Keutamaan Lailatul Qadar&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Saudaraku, pada sepertiga terakhir dari  bulan yang penuh berkah ini terdapat malam Lailatul Qadar, suatu malam  yang dimuliakan oleh Allah melebihi malam-malam lainnya. Di antara  kemuliaan malam tersebut adalah Allah mensifatinya dengan malam yang  penuh keberkahan. Allah Ta’ala berfirman,&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ (3) فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al  Qur’an) pada suatu malam yang diberkahi. dan sesungguhnya Kami-lah yang  memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh  hikmah.” (QS. Ad Dukhan [44]: 3-4)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Malam yang diberkahi dalam ayat ini  adalah malam lailatul qadar sebagaimana ditafsirkan pada surat Al Qadar.  Allah Ta’ala berfirman,&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan.” (QS. Al Qadar [97]: 1)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Keberkahan dan kemuliaan yang dimaksud disebutkan dalam ayat selanjutnya,&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ  شَهْرٍ (3) تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ  مِنْ كُلِّ أَمْرٍ (4) سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Malam kemuliaan itu lebih baik dari  seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril  dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh)  kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al Qadar [97] : 3-5)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Catatan: Perhatikanlah bahwa malam  keberkahan tersebut adalah lailatul qadar. Dan Al Qur’an turun pada  bulan Ramadhan sebagaimana firman Allah Ta’ala,&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;شَهْرُ رَمَضَانَ الذي أُنْزِلَ فِيهِ القرآن&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;“(Beberapa hari yang ditentukan itu  ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al  Quran.” (QS. Al Baqarah [2] : 185)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Maka sungguh sangat keliru yang  beranggapan bahwasanya Al Qur’an itu turun pada pertengahan bulan  Sya’ban atau pada 17 Ramadhan lalu diperingati dengan hari NUZULUL  QUR’AN. Padahal Al Qur’an itu turun pada lailatul qadar. Dan lailatul  qadar -sebagaimana pada penjelasan selanjutnya- terjadi pada sepuluh  hari terakhir bulan Ramadhan. Renungkanlah hal ini!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://pppa.or.id/daqu/images/berita/shalat-malam.jpg" style="float: right; border: 0; margin: 5px;" width="250" border="0" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Kapan Malam Lailatul Qadar Terjadi ?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Lailatul Qadar itu terjadi pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Carilah lailatul qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Terjadinya lailatul qadar di malam-malam  ganjil itu lebih memungkinkan daripada malam-malam genap, sebagaimana  sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Carilah lailatul qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Terjadinya lailatul qadar di tujuh malam  terakhir bulan ramadhan itu lebih memungkinkan sebagaimana hadits dari  Ibnu Umar bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;الْتَمِسُوهَا فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ –  يَعْنِى لَيْلَةَ الْقَدْرِ – فَإِنْ ضَعُفَ أَحَدُكُمْ أَوْ عَجَزَ فَلاَ  يُغْلَبَنَّ عَلَى السَّبْعِ الْبَوَاقِى&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Carilah lailatul qadar di sepuluh malam  terakhir, namun jika ia ditimpa keletihan, maka janganlah ia dikalahkan  pada tujuh malam yang tersisa.” (HR. Muslim)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dan yang memilih pendapat bahwa lailatul  qadar adalah malam kedua puluh tujuh sebagaimana ditegaskan oleh Ubay  bin Ka’ab radhiyallahu ‘anhu. Namun pendapat yang paling kuat dari  berbagai pendapat yang ada sebagaimana dikatakan Ibnu Hajar dalam Fathul  Bari bahwa lailatul qadar itu terjadi pada malam ganjil dari sepuluh  malam terakhir dan waktunya berpindah-pindah dari tahun ke tahun.  Mungkin pada tahun tertentu terjadi pada malam kedua puluh tujuh atau  mungkin juga pada tahun yang berikutnya terjadi pada malam kedua puluh  lima tergantung kehendak dan hikmah Allah Ta’ala. Hal ini dikuatkan oleh  sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;الْتَمِسُوهَا فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ  مِنْ رَمَضَانَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى تَاسِعَةٍ تَبْقَى ، فِى سَابِعَةٍ  تَبْقَى ، فِى خَامِسَةٍ تَبْقَى&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Carilah lailatul qadar di sepuluh malam  terakhir dari bulan Ramadhan pada sembilan, tujuh, dan lima malam yang  tersisa.” (HR. Bukhari)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Catatan: Hikmah Allah menyembunyikan  pengetahuan tentang terjadinya malam lailatul qadar di antaranya adalah  agar terbedakan antara orang yang sungguh-sungguh untuk mencari malam  tersebut dengan orang yang malas. Karena orang yang benar-benar ingin  mendapatkan sesuatu tentu akan bersungguh-sungguh dalam mencarinya. Hal  ini juga sebagai rahmat Allah agar hamba memperbanyak amalan pada  hari-hari tersebut dengan demikian mereka akan semakin bertambah dekat  dengan-Nya dan akan memperoleh pahala yang amat banyak. Semoga Allah  memudahkan kita memperoleh malam yang penuh keberkahan ini. Amin Ya  Sami’ad Da’awat.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Do’a di Malam Lailatul Qadar&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sangat dianjurkan untuk memperbanyak  do’a pada lailatul qadar, lebih-lebih do’a yang dianjurkan oleh suri  tauladan kita -Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam- sebagaimana  terdapat dalam hadits dari Aisyah. Beliau radhiyallahu ‘anha berkata,&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ  إِنْ عَلِمْتُ أَىُّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا قَالَ  « قُولِى اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى »&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Katakan padaku wahai Rasulullah, apa  pendapatmu, jika aku mengetahui suatu malam adalah lailatul qadar. Apa  yang aku katakan di dalamnya?” Beliau menjawab, “Katakanlah: ‘Allahumma  innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni’ (artinya ‘Ya Allah  sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia yang menyukai permintaan  maaf, maafkanlah aku).” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah. Dikatakan shohih  oleh Syaikh Al Albani. Lihat Ash Shohihah)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Tanda Malam Lailatul Qadar&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;[1] Udara dan angin sekitar terasa tenang. Sebagaimana dari Ibnu Abbas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;لَيْلَةُ القَدَرِ لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلَقَةٌ لَا حَارَةً وَلَا بَارِدَةً تُصْبِحُ الشَمْسُ صَبِيْحَتُهَا ضَعِيْفَةٌ حَمْرَاء&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Lailatul qadar adalah malam yang penuh  kelembutan, cerah, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada  pagi hari matahari bersinar lemah dan nampak kemerah-merahan.” (HR. Ath  Thoyalisi. Haytsami mengatakan periwayatnya adalah tsiqoh/terpercaya)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;[2] Malaikat menurunkan ketenangan  sehingga manusia merasakan ketenangan tersebut dan merasakan kelezatan  dalam beribadah, yang tidak didapatkan pada hari-hari yang lain.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;[3] Manusia dapat melihat malam ini dalam mimpinya sebagaimana terjadi pada sebagian sahabat.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;[4] Matahari akan terbit pada pagi  harinya dalam keadaan jernih, tidak ada sinar. Dari Abi bin Ka’ab bahwa  Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Shubuh  hari dari malam lailatul qadar matahari terbit tanpa sinar, seolah-olah  mirip bejana hingga matahari itu naik.” (HR. Muslim) (Lihat Shohih Fiqh  Sunnah II/149-150)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;I’tikaf dan Pensyari’atannya&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam sepuluh hari terakhir ini, kaum  muslimin dianjurkan (disunnahkan) untuk melakukan i’tikaf. Sebagaimana  Abu Hurairah mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam  biasa beri’tikaf pada setiap Ramadhan selama 10 hari dan pada akhir  hayat, beliau melakukan i’tikaf selama 20 hari. (HR. Bukhari)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Lalu apa yang dimaksud dengan i’tikaf?  Dalam kitab Lisanul Arab, i’tikaf bermakna merutinkan (menjaga) sesuatu.  Sehingga orang yang mengharuskan dirinya untuk berdiam di masjid dan  mengerjakan ibadah di dalamya disebut mu’takifun atau ‘akifun. (Lihat  Shohih Fiqh Sunnah II/150)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dan paling utama adalah beri’tikaf pada  hari terakhir di bulan Ramadhan. Aisyah radhiyallahu ‘anha mengatakan  bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa beri’tikaf pada 10 hari  terakhir di bulan Ramadhan sampai Allah ‘azza wa jalla mewafatkan  beliau. (HR. Bukhari &amp;amp; Muslim)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga  pernah beri’tikaf di 10 hari terakhir dari bulan Syawal sebagai qadha’  karena tidak beri’tikaf di bulan Ramadhan. (HR. Bukhari &amp;amp; Muslim)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;I’tikaf Harus di Masjid dan Boleh di Masjid Mana Saja&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;I’tikaf disyari’atkan dilaksanakan di masjid berdasarkan firman Allah Ta’ala,&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;وَلَا تُبَاشِرُوهُنَّ وَأَنْتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;“(Tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri’tikaf dalam masjid.” (QS. Al Baqarah [2]: 187)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Demikian juga dikarenakan Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam begitu juga istri-istri beliau  melakukannya di masjid, dan tidak pernah di rumah sama sekali.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Menurut mayoritas ulama, i’tikaf  disyari’atkan di semua masjid karena keumuman firman Allah di atas (yang  artinya) “Sedang kamu beri’tikaf dalam masjid”.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Adapun hadits marfu’ dari Hudzaifah yang  mengatakan, “Tidak ada i’tikaf kecuali pada tiga masjid”, hadits ini  masih dipersilisihkan apakah statusnya marfu’ atau mauquf. (Lihat Shohih  Fiqh Sunnah II/151)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Wanita Juga Boleh Beri’tikaf&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dibolehkan bagi wanita untuk melakukan  i’tikaf sebagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengizinkan istri  tercinta beliau untuk beri’tikaf. (HR. Bukhari &amp;amp; Muslim)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Namun wanita boleh beri’tikaf di sini  harus memenuhi 2 syarat: [1] Diizinkan oleh suami dan [2] Tidak  menimbulkan fitnah (masalah bagi laki-laki). (Lihat Shohih Fiqh Sunnah  II/151-152)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Waktu Minimal Lamanya I’tikaf&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;I’tikaf tidak disyaratkan dengan puasa.  Karena Umar pernah berkata kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,  “Ya Rasulullah, aku dulu pernah bernazar di masa jahiliyah untuk  beri’tikaf semalam di Masjidil Haram?” Lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa  sallam mengatakan, “Tunaikan nadzarmu.” Kemudian Umar beri’tikaf  semalam. (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dan jika beri’tikaf pada malam hari,  tentu tidak puasa. Jadi puasa bukanlah syarat untuk i’tikaf. Maka dari  hadits ini boleh bagi seseorang beri’tikaf hanya semalam, wallahu a’lam.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Yang Membatalkan I’tikaf&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Beberapa hal yang membatalkan i’tikaf  adalah: [1] Keluar dari masjid tanpa alasan syar’i atau tanpa ada  kebutuhan yang mubah yang mendesak (misalnya untuk mencari makan, mandi  junub, yang hanya bisa dilakukan di luar masjid), [2] Jima’ (bersetubuh)  dengan istri berdasarkan Surat Al Baqarah: 187 di atas. (Lihat Shohih  Fiqh Sunnah II/155-156)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Perbanyaklah dan sibukkanlah diri dengan  melakukan ketaatan tatkala beri’tikaf seperti berdo’a, dzikir, dan  membaca Al Qur’an. Semoga Allah memudahkan kita untuk mengisi hari-hari  kita di bulan Ramadhan dengan amalan sholih yang ikhlas dan sesuai  dengan petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi  tatimmush sholihaat, wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala  alihi wa shohbihi wa sallam.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sumber : pppa.or.id&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4215712317902355704-7157733336798295755?l=kanglukman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanglukman.blogspot.com/feeds/7157733336798295755/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4215712317902355704&amp;postID=7157733336798295755' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4215712317902355704/posts/default/7157733336798295755'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4215712317902355704/posts/default/7157733336798295755'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanglukman.blogspot.com/2012/01/malam-lailatul-qadar-beritikaf.html' title='Malam Lailatul Qadar &amp; Beritikaf'/><author><name>Lukman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06518562525580975038</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_8rQnLujxL0E/SZJQmtBECqI/AAAAAAAAABs/dI2y6eaV3Xc/S220/potoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4215712317902355704.post-8453241082846750239</id><published>2012-01-18T14:28:00.001+07:00</published><updated>2012-01-18T14:38:57.040+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Indahnya Sedekah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bidadari dari Surga'/><title type='text'>AJAIBNYA SEDEKAH</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Alquran &amp;gt; Surah Al Baqarah&amp;gt; Ayat 267&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;p&gt;                            &lt;em&gt;Hai orang-orang yang beriman,  nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian   dari HASIL USAHAMU YANG  BAIK-BAIK dan sebagian dari apa yang Kami   keluarkan dari bumi untuk  kamu. Dan JANGANLAH KAMU MEMILIH YANG   BURUK-BURUK lalu kamu nafkahkan  dari padanya, padahal kamu sendiri tidak   mau mengambilnya melainkan  dengan memicingkan mata terhadapnya. Dan   ketahuilah, bahwa Allah Maha  Kaya lagi Maha Terpuji.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;                          &lt;p&gt;Allah adalah MAHA MENEPATI JANJI, dan   apa  yang tertulis di Alqur'an adalah apa yang langsung diserukan Allah    kepada umatnya. Adalah sebuah kerugian besar jika kita tidak yakin akan    perkataan langsung Allah tersebut. Coba anda baca dan renungkan apa  yang   langsung diserukan Allah tentang sedekah di bagian bawah ini:&lt;/p&gt;                          &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Alquran &amp;gt; Surah Al Baqarah&amp;gt; Ayat 245&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;                           &lt;em&gt;Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada  Allah, pinjaman yang baik   (menafkahkan hartanya di jalan Allah), MAKA  ALLAH MELIPAT GANDAKAN   PEMBAYARAN KEPADANYA DENGAN LIPAT GANDA YANG  BANYAK. Dan Allah   menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan  kepada-Nya-lah kamu   dikembalikan.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;                          &lt;p&gt;Dalam ayat ini Allah dengan jelas    mengatakan akan melipat gandakan, DENGAN LIPAT GANDA YANG BANYAK bagi    siapa saja yang gemar sedekah. Di akhir kalimat ditekankan bahwa hanya    Allah-lah yang bisa melapangkan atau menyempitkan rejeki makhluk    ciptaanNya.&lt;/p&gt;                          &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Alquran &amp;gt; Surah Al Baqarah&amp;gt; Ayat 261&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;                           &lt;em&gt;Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan  oleh) orang-orang yang menafkahkan   hartanya di jalan Allah adalah  serupa dengan sebutir benih yang   menumbuhkan tujuh bulir, pada  tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah   melipat gandakan (ganjaran) bagi  siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah   Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha  Mengetahui.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;                          &lt;p&gt;Dalam ayat ini Allah secara jelas   menyebut  perhitungan matematis saat kita mengeluarkan hartanya untuk   sedekah.  Jika menurut perhitungan matematis itu berarti sedekah kita   akan  dibalas hingga 700 kali lipat! Di akhir ayat Allah menekankan akan    membalas sedekah itu bagi siapa yang Dia kehendaki.&lt;/p&gt;                          &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Alquran &amp;gt; Surah Al Baqarah&amp;gt; Ayat 274&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;                           &lt;em&gt;Orang-orang yang menafkahkan hartanya di  malam dan di siang hari secara   tersembunyi dan terang-terangan, maka  mereka mendapat pahala di sisi   Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran  terhadap mereka dan tidak (pula) mereka   bersedih hati.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;                          &lt;p&gt;Dalam ayat ini Allah menjanjikan bagi    siapa saja yang mau bersedekah, Allah akan memeliharanya dari segala    bentuk kekhawatiran dan segala bentuk kesedihan. Anda saat ini sedang    punya masalah? Makanya ayo segera bersedekah. &lt;/p&gt;                          &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Alquran  Surah An Nisaa Ayat 114&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;                           &lt;em&gt;Tidak ada kebaikan pada kebanyakan  bisikan bisikan mereka, kecuali   bisikan-bisikan dari orang yang  menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau   berbuat makruf, atau  mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan   barang siapa yang berbuat  demikian karena mencari keridaan Allah, maka   kelak Kami memberi  kepadanya pahala yang besar.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;                          &lt;table width="100%" align="center" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;                            &lt;tbody&gt;                            &lt;/tbody&gt;                          &lt;/table&gt;                          Berdasarkan Firman Allah melalui Surah An Nisa  di atas maka metode IPPS ini kami berikan dengan harapan dapat membuka  hati saya hati anda dan hati setiap orang yang membuka dan membaca web  ini untuk mau dengan ikhlas bersedekah kepada orang dan mau menebarkan  semangat   sedekah pada orang lain. Allah menjanjikan pahala yang besar  bagi siapa   yang mau mengajak sedekah orang lain. Makanya, silahkan  share-kan web ini pada siapa saja, bisa di Facebook, Twiter, atau blog    anda.                                                     &lt;p&gt; &lt;/p&gt;                        &lt;/div&gt;                                                                                                            &lt;div align="center"&gt;                                  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Allah sendiri telah menjanjikan&lt;/strong&gt;, jika manusia mau bersedekah, maka &lt;strong&gt;Allah&lt;/strong&gt; pasti akan menggantinya dengan jumlah minimal 10 (sepuluh) kali lipat. Dan, ini ada dasar hukumnya, yaitu tertulis di dalam &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Al-Qur'an Surat: 6, Ayat: 160&lt;/strong&gt;, dimana &lt;strong&gt;Allah&lt;/strong&gt; menjanjikan balasan 10 x lipat bagi mereka yang mau berbuat baik.&lt;/em&gt; Bahkan di dalam &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Al-Qur'an Surat: 2, Ayat: 261&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;, Allah menjanjikan balasan sampai 700 x lipat.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;                                &lt;div align="justify"&gt;Seorang Ustadz tenama Yusuf mansur bahkan memberikan gambaran menganai hitungan hitungan sedekah dengan nama &lt;strong&gt;Matematika   Sedekah&lt;/strong&gt;, sungguh sangat berbeda dengan ilmu matematika yang dulu   pernah kita pelajari di sekolah.&lt;/div&gt;                                &lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;                                     &lt;strong&gt;Beliau memberikan ilustrasinya sebagai berikut:&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;                                &lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;                                     &lt;strong&gt;10 - 1 = 9&lt;/strong&gt; ... &lt;em&gt;ini ilmu matematika yang biasa kita terima di sekolah dulu.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;                                &lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;                                     &lt;strong&gt;Tetapi ilmu Matematika Sedekah adalah sebagai berikut:&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;                                &lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;                                     &lt;strong&gt;10 - 1 = 19&lt;/strong&gt; ... &lt;em&gt;ini menggunakan dasar, bahwa &lt;strong&gt;Allah&lt;/strong&gt; membalas 10 x lipat pemberian kita.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;                                &lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;                                     &lt;strong&gt;Sehingga kalau dilanjutkan, maka akan ketemu ilustrasi seperti berikut ini:&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;                                &lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;                                     &lt;strong&gt;10 - 2 = 28&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;                                &lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;                                     &lt;strong&gt;10 - 3 = 37&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;                                &lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;                                     &lt;strong&gt;10 - 4 = 46&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;                                &lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;                                     &lt;strong&gt;10 - 5 = 55&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;                                &lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;                                     &lt;strong&gt;10 - 6 = 64&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;                                &lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;                                     &lt;strong&gt;10 - 7 = 73&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;                                &lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;                                     &lt;strong&gt;10 - 8 = 82&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;                                &lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;                                     &lt;strong&gt;10 - 9 = 91&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;                                &lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;                                     &lt;strong&gt;10 - 10 = 100&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;                                &lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;                                    &lt;br /&gt;                                 &lt;/div&gt;                                &lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;                                &lt;div align="justify"&gt;Nah, sungguh menarik bukan? Lihatlah hasil akhirnya. &lt;em&gt;Kita    tinggal mengalikan dengan angka 10, berapa pun yang kita sedekah kan    atau kita berikan dengan ikhlas kepada orang lain yang membutuhkan    bantuan kita.&lt;/em&gt; &lt;strong&gt;Ingatlah, balasan 10 x lipat dari Allah itu adalah balasan minimal.&lt;/strong&gt; Dan, kita pakai balasan dari &lt;strong&gt;Allah&lt;/strong&gt; yang minimal saja sebagai acuan berhitung, yaitu &lt;strong&gt;10 x lipat&lt;/strong&gt;,  tidak usah berhitung yang 700 x lipat. nanti Calkulator anda Error.  Tapi hebabnya Calculator Allah mampu mengitung semua amal yang  makluknya. Oleh karena itu, kita perlu merasa &lt;em&gt;rugi besar&lt;/em&gt; jika  kita hanya mengeluarkan sedekah dengan jumlah minimal. Semakin banyak  bersedekah, maka pasti semakin banyak penggantiannya dari &lt;strong&gt;Allah SWT&lt;/strong&gt;.    Tinggal kita yang mau membuka mata, bahwa pengembalian dari Allah itu    bentuknya apa? Bukalah "mata hati" kita, selalu lah berpikir positif    kepada &lt;strong&gt;Allah&lt;/strong&gt;. Bukankah &lt;strong&gt;Allah&lt;/strong&gt; berfirman, &lt;em&gt;"Aku adalah sebagaimana yang diprasangkakan hamba-Ku kepada-Ku".&lt;/em&gt; Oleh karena itu, selalu lah berprasangka baik kepada &lt;strong&gt;Allah&lt;/strong&gt;, maka &lt;strong&gt;Allah&lt;/strong&gt; akan dengan serta merta menunjukkan KeMaha Kebaikan-Nya kepada kita. &lt;strong&gt;Allah&lt;/strong&gt; pasti membalas kebaikan kita dengan balasan yang &lt;strong&gt;PAS,&lt;/strong&gt; yang setimpal dengan amal perbuatan kita.&lt;/div&gt;                                &lt;p&gt;"MARI SALING GERAK MENGGERAKKAN DALAM HAL KEBAIKAN"&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: left;"&gt;Sumber : Syariah.biz&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;                              &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4215712317902355704-8453241082846750239?l=kanglukman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanglukman.blogspot.com/feeds/8453241082846750239/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4215712317902355704&amp;postID=8453241082846750239' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4215712317902355704/posts/default/8453241082846750239'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4215712317902355704/posts/default/8453241082846750239'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanglukman.blogspot.com/2012/01/ajaibnya-sedekah.html' title='AJAIBNYA SEDEKAH'/><author><name>Lukman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06518562525580975038</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_8rQnLujxL0E/SZJQmtBECqI/AAAAAAAAABs/dI2y6eaV3Xc/S220/potoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4215712317902355704.post-4759760318726790096</id><published>2012-01-18T14:20:00.003+07:00</published><updated>2012-01-18T14:38:57.040+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bidadari dari Surga'/><title type='text'>Mau Ketemu Bidadari dari Surga ?</title><content type='html'>Dan (di dalam surga itu) ada bidadari-bidadari yang&lt;br /&gt;bermata jeli, laksana mutiara yang tersimpan baik, sebagai balasan bagi&lt;br /&gt;apa yang telah mereka kerjakan." (QS. Al-Waaqi'ah [56] : 22-24).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah kehidupan di Jannah yang penuh dengan kenikmatan yang tiada tara.&lt;br /&gt;Air yang terpancar dari mata air Kafur, Tsanim, dan Salsabil serta&lt;br /&gt;sungai-sungai yang mengalirkan air susu. Kemudian, para gadis yang elok&lt;br /&gt;nan rupawan berdiam diri di dalam istana-istana surga, mereka tak kan&lt;br /&gt;pernah keluar melainkan menunggu para calon suaminya yang beriman ketika&lt;br /&gt;di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecantikan, keindahan tubuh, keanggunan, dan segala kelebihan yang&lt;br /&gt;dimilikinya tak bisa dilukiskan dengan kata-kata, tak mampu untuk&lt;br /&gt;digambarkan dengan pena-pena kita. Gadis perawan itu terjaga kesuciannya,&lt;br /&gt;tak pernah tersentuh oleh tangan-tangan, jahil baik dari kalangan manusia&lt;br /&gt;maupun jin. Mereka adalah para wanita surga atau yang lebih kita kenal&lt;br /&gt;dengan nama BIDADARI.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Demikianlah gambaran yang terlintas di benak kita, sekilas mengenai&lt;br /&gt;bidadari dan keindahan surga. Untuk selebihnya, wallahu a'lam. Gambaran&lt;br /&gt;tentang surga dan neraka, malaikat dan bidadari, merupakan sesuatu yang&lt;br /&gt;termasuk ke dalam perkara ghaibiah. Kita mengimaninya berdasarkan&lt;br /&gt;informasi yang diberikan melalui firman Allah dan sabda RasulNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakteristik Sang Bidadari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai bidadari itu sendiri, kita mengetahuinya sesuai dengan yang&lt;br /&gt;diinformasikan oleh Al-Qur'an dan As-Sunnah. Di antara kabar itu, adalah  &lt;div class="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt; karakter sang bidadari, inilah karakter yang dimiliki oleh wanita surga&lt;br /&gt; itu, yakni Cantik dan Berakhlak baik.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Sekali lagi, siapa pun tak dapat menggambarkan kecantikannya. Jangankan&lt;br /&gt; untuk itu, sekadar mengkhayalkannya saja kita tak berdaya. Namun&lt;br /&gt; kecantikan dan keindahan bentuk tubuhnya, Allah berfirman, "Seakan-akan&lt;br /&gt; bidadari itu permata yaqut dan marjan." (QS. Ar-Rahmaan [55] : 58).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; "Di dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi&lt;br /&gt; cantik-cantik." (QS. Ar-Rahmaan [55] : 70).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; "(Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih dipingit di dalam rumah."&lt;br /&gt; (QS. Ar-Rahmaan [55] : 72).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Ath-Thabrani meriwayatkan dalam kitab Mujamnya dari Ummu Salamah, dia&lt;br /&gt; berkata, "Wahai Rasulullah, tolong terangkan kepadaku tentang firman Allah  &lt;br /&gt; : Huurun 'iin." Rasulullah berkata, "Huurun 'iin artinya mata yang indah&lt;br /&gt; dan jeli." Aku berkata lagi, "Wahai Rasulullah, tolong terangkan kepadaku  &lt;br /&gt; tentang firmanNya : Kaamtsaalil lu'lu'il maknun." Rasulullah berkata,&lt;br /&gt; "Artinya bersih sebersih mutiara yang tak pernah disentuh tangan." Aku&lt;br /&gt; berkata lagi, "Wahai Rasulullah, tolong terangkan kepadaku tentang&lt;br /&gt; firmanNya : Fii hinna khairaat hisaan." Rasulullah berkata, "Baik&lt;br /&gt; akhlaknya dan cantik wajahnya." Aku berkata lagi, "Tolong terangkan&lt;br /&gt; kepadaku tentang firmanNya : Kaannahunna baidhun maknuun." Rasulullah&lt;br /&gt; berkata, "Kelembutan kulit mereka seperti kulit yang ada di bagian dalam&lt;br /&gt; kulit telur." Aku berkata lagi, "Wahai Rasulullah, tolong terangkan&lt;br /&gt; kepadaku tentang firmanNya : Uruban atrooban." Rasulullah berkata, Mereka  &lt;br /&gt; yang di dunia sudah tua renta, di surga menjadi gadis-gadis yang sebaya."  &lt;br /&gt; (Hadits ini diriwayatkan oleh Thabrani, dari Bakar bin Sahl Ad-Dimyathi,&lt;br /&gt; dari Umar bin Hasyim Al-Hassan, dari Hasan, dari bapaknya, dari Ummu&lt;br /&gt; Salamah, dia berkata, "Aku mengingatnya.").&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Itulah gambaran tentang karakteristik dari bidadari surga. Di samping itu,  &lt;br /&gt; juga ada karakteristik khusus yang tak dimiliki oleh wanita dunia, di&lt;br /&gt; antara karakteristik khusus wanita surga itu adalah :&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; "Suci dan disucikan," sebagaimana firman Allah SWT, "Dan untuk mereka di&lt;br /&gt; dalamnya ada istri-istri yang suci." (QS. Al-Baqarah [2] : 25). Mereka&lt;br /&gt; tidak memiliki sejumlah kotoran atau mengalami proses sekresi seperti&lt;br /&gt; halnya wanita dunia, misalnya haidh, nifas, buang air kecil atau buang air  &lt;br /&gt; besar, ludah, dahak, peluh, serta kentut, baik yang berbunyi maupun tidak.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Penuh CINTA, dalil yang berkenaan dengan ini adalah firman Allah SWT dalam  &lt;br /&gt; surat Al-Waaqi'ah [56] : 37, "Penuh cinta lagi sebaya umurnya."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Gadis ABADI, dalam surat An-Naba ayat 33, diterangkan maksud dari&lt;br /&gt; gadis-gadis remaja yang sebaya adalah mereka tidak pernah mengenal uban&lt;br /&gt; atau tua, bahkan setiap pekan mereka akan bertambah cantik dan menawan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Tidak Mata Keranjang (QS. Ar-Rahmaan [55] : 56) dan hanya tinggal di dalam  &lt;br /&gt; rumah. Inilah yang seharusnya menjadi kaca perbandingan bagi setiap&lt;br /&gt; mu'minah, sang bidadari begitu extra dalam menahan pandangan dan tidak&lt;br /&gt; pernah ke luar dari istananya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Tubuhnya wangi dan bercahaya. Dalam riwayat Bukhari dalam Kitab Shahihnya,  &lt;br /&gt; Rasulullah SAW bersabda, "Seandainya salah seorang dari wanita surga&lt;br /&gt; menampakkan diri ke bumi, niscaya akan bercahaya antara bumi dan langit&lt;br /&gt; dan niscaya antara bumi dan langit itu dipenuhi dengan bau wangi. Tutup&lt;br /&gt; kepala wanita surga saja lebih baik daripada dunia dan segala isinya."&lt;br /&gt; (Diriwayatkan oleh Abu Bakar bin Abi Dunya).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Do'a bidadari untuk para suami mereka di dunia, dalam Kitab Maraasilnya,&lt;br /&gt; 'Ikrimah meriwayatkan, "Sesungguhnya para bidadari berdo'a untuk para&lt;br /&gt; suami mereka saat para suami mereka masih berada di dunia. Mereka berkata  &lt;br /&gt; : Ya Allah, tolonglah dia dalam menjalankan agama, hadapkan dia dengan&lt;br /&gt; hatinya untuk taat kepadaMu, dan sampaikan dia kepada kami, demi&lt;br /&gt; kemuliaanMu, wahai Rabb Maha Penyayang di antara semua yang penyayang."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Subhanallah... Demikianlah karakteristik wanita surga itu. Untuk para&lt;br /&gt; wanita, seharusnyalah kita terbetik rasa iri dengan para bidadari&lt;br /&gt; tersebut, agar termotivasi untuk menjadi wanita muslimah yang taat pada&lt;br /&gt; Allah dan RasulNya. Sekarang kalau sudah begitu, apa yang ada di benakmu,  &lt;br /&gt; wahai mukminah???&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; ***&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Wanita Dunia Bisa Lebih Baik dari Bidadari Surga&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Surga adalah hak asasi atas muslim yang beriman dan beramal shalih. Surga  &lt;br /&gt; dipersembahkan khusus bagi hambaNya yang taat, baik dari kaum pria maupun  &lt;br /&gt; wanita. Begitu pula dengan seorang wanita jika ia berniat untuk berhijrah  &lt;br /&gt; menjadi seorang mukminah sejati. Perlombaan untuk menjadi lebih baik&lt;br /&gt; dibandingkan dengan makhluk Allah lainnya adalah hak asasinya sebagai&lt;br /&gt; seorang hamba.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Dengan melihat karakteristik sang bidadari, seharusnyalah hal tersebut&lt;br /&gt; menjadi cermin bagi setiap wanita dunia. Bidadari adalah makhluk yang&lt;br /&gt; tercipta mirip dengan bangsamu, wahai wanita, tapi ketahuilah engkau bisa  &lt;br /&gt; lebih baik dan lebih mulia darinya, Insya Allah. Ingatlah firman Allah&lt;br /&gt; dalam surat At-Tiin ayat 4, "Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia&lt;br /&gt; dalam bentuk sebaik-baiknya."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Maka dari itu, berusahalah, berlombalah, dan bersegeralah dalam ketaatan&lt;br /&gt; kepada Allah SWT agar engkau lebih anggun daripadanya. Di antara jalan&lt;br /&gt; yang dapat ditempuh adalah MENJAGA KESUCIAN. Jagalah permatamu, wahai&lt;br /&gt; mukminah, janganlah kau umbar dan kau jual dengan harga yang murah,&lt;br /&gt; apalagi harga itu adalah harga duniawi yang kotor.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Milikilah rasa penuh cinta. Tumbuhkanlah cinta itu hanya kepada Allah&lt;br /&gt; serta mempersiapkan cintamu itu untuk seorang laki-laki yang akan menjadi  &lt;br /&gt; suamimu atau telah sah menjadi suamimu. Janganlah terjerat dan&lt;br /&gt; terperangkap dengan rayuan gombal dan cinta buta, sebab hal itu hanya akan  &lt;br /&gt; menggoreskan luka di hatimu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Jagalah dan tundukkanlah pandanganmu, karena wanita dunia yang menyakiti&lt;br /&gt; suaminya dengan memandang pria lain (sekalipun terpaksa), merupakan wanita  &lt;br /&gt; yang memiliki kekurangan dan kehinaan dalam dirinya. Maka pantaslah jika&lt;br /&gt; suaminya (yang shaleh) akan direbut oleh para bidadari surgawi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Referensi :&lt;br /&gt; 1. Ukhti Al-Muslimah Sabiiluki ilal Jannah. Karya Itisham Ahmad Sharraf,&lt;br /&gt; Daar Al-I'tisham.&lt;br /&gt; 2. Ensiklopedia Surga, Karya Mahir Ahmad Ash-shufi, Pustaka Azzam.&lt;br /&gt; 3. Mu'minah, No. 8 Tahun I, 2006.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; ---------------------------&lt;br /&gt; Jadikanlah Sabar dan Shalat Sebagai Penolongmu. Dan Sesungguhnya Yang&lt;br /&gt; Demikian itu Sungguh Berat, Kecuali Bagi Orang-Orang yang Khusyu [ Al&lt;br /&gt; Baqarah : 45 ]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : sedekah.net&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4215712317902355704-4759760318726790096?l=kanglukman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanglukman.blogspot.com/feeds/4759760318726790096/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4215712317902355704&amp;postID=4759760318726790096' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4215712317902355704/posts/default/4759760318726790096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4215712317902355704/posts/default/4759760318726790096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanglukman.blogspot.com/2012/01/mau-ketemu-bidadari-dari-surga.html' title='Mau Ketemu Bidadari dari Surga ?'/><author><name>Lukman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06518562525580975038</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_8rQnLujxL0E/SZJQmtBECqI/AAAAAAAAABs/dI2y6eaV3Xc/S220/potoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4215712317902355704.post-7176306221839345273</id><published>2011-02-27T11:50:00.008+07:00</published><updated>2011-12-22T14:28:30.125+07:00</updated><title type='text'>MEMBUAT GAME TERNYATA MUDAH BANGET</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-GhG8urcgGEM/TvLbx12B2JI/AAAAAAAAAGc/5vBSC65A3WQ/s1600/karikatur1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 210px; height: 289px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-GhG8urcgGEM/TvLbx12B2JI/AAAAAAAAAGc/5vBSC65A3WQ/s320/karikatur1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5688850928636123282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sekolah di pondok modern selamat memang mengasyikkan,kita bisa mendapatkan pendidikan yang lebih dibanding sekolah umum. diantaranya kita bisa rutin sholat jamaah, mengaji bersama, sekolah umum dan agama. kelebihan yang tidak bisa didapatkan di sekolah lain yaitu &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153); font-weight: bold;"&gt;sekolah di pondok modern selamat diajarkan bagaimana cara membuat game education&lt;/span&gt;, kita bisa membuat game sesuai dengan tema kesukaan kita, tentunya game yang sangat dinamis sehingga kita pasti akan tertarik membuat dan bermain game education yang dapat mendidik kita dalam beraktifitas. Keasyikan paparan diatas belum seberapa, mau lebih asyik lagi makanya ayo cepat daftar sekolah di pondok modern selamat biar bisa ketemu pak lukman yang dapat mengajari kamu membuat game education yaitu membuat game dengan tema pendidikan. sampai jumpa di pondok modern selamat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4215712317902355704-7176306221839345273?l=kanglukman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanglukman.blogspot.com/feeds/7176306221839345273/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4215712317902355704&amp;postID=7176306221839345273' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4215712317902355704/posts/default/7176306221839345273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4215712317902355704/posts/default/7176306221839345273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanglukman.blogspot.com/2011/02/membuat-game-ternyata-mudah-banget.html' title='MEMBUAT GAME TERNYATA MUDAH BANGET'/><author><name>Lukman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06518562525580975038</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_8rQnLujxL0E/SZJQmtBECqI/AAAAAAAAABs/dI2y6eaV3Xc/S220/potoku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-GhG8urcgGEM/TvLbx12B2JI/AAAAAAAAAGc/5vBSC65A3WQ/s72-c/karikatur1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4215712317902355704.post-4967994105260620018</id><published>2010-09-02T07:28:00.003+07:00</published><updated>2010-09-02T07:30:39.696+07:00</updated><title type='text'>Mau SMS Gratis</title><content type='html'>Ayo semuanya saja buka websitenya kanglukman, sekarang ada fasilitas SMS GRATIS, bagi yang ga punya pulsa bisa memanfaatkan fitur SMS yang ada di websitenya kanglukman, terima kasih dah bergabung, semoga sukses&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4215712317902355704-4967994105260620018?l=kanglukman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanglukman.blogspot.com/feeds/4967994105260620018/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4215712317902355704&amp;postID=4967994105260620018' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4215712317902355704/posts/default/4967994105260620018'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4215712317902355704/posts/default/4967994105260620018'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanglukman.blogspot.com/2010/09/mau-sms-gratis.html' title='Mau SMS Gratis'/><author><name>Lukman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06518562525580975038</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_8rQnLujxL0E/SZJQmtBECqI/AAAAAAAAABs/dI2y6eaV3Xc/S220/potoku.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4215712317902355704.post-3479219161685131662</id><published>2009-07-21T21:59:00.002+07:00</published><updated>2009-07-21T22:12:10.738+07:00</updated><title type='text'>Media Pembelajaran</title><content type='html'>ayo semua guru, semuanya pake media pembelajaran. sekarang guru indonesia harus berubah demi kemajuan pendidikan di Indonesia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4215712317902355704-3479219161685131662?l=kanglukman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanglukman.blogspot.com/feeds/3479219161685131662/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4215712317902355704&amp;postID=3479219161685131662' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4215712317902355704/posts/default/3479219161685131662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4215712317902355704/posts/default/3479219161685131662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanglukman.blogspot.com/2009/07/media-pembelajaran.html' title='Media Pembelajaran'/><author><name>Lukman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06518562525580975038</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_8rQnLujxL0E/SZJQmtBECqI/AAAAAAAAABs/dI2y6eaV3Xc/S220/potoku.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4215712317902355704.post-7555472028783497821</id><published>2009-03-09T14:09:00.013+07:00</published><updated>2009-03-09T15:52:03.651+07:00</updated><title type='text'>Konsep Pemrograman Berorientasi Objek</title><content type='html'>Pemrograman berorientasi objek (OOP) merupakan paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek. Semua data dan fungsi di dalam paradigma ini dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek. Setiap objek dapat menerima pesan, memproses data, dan mengirim pesan ke objek lainnya.&lt;br /&gt;Beberapa konsep dalam OOP :&lt;br /&gt;• Konsep utama Pemrograman Berorientasi Objek (OOP) yaitu melakukan permodelan objek dari kehidupan nyata ke dalam tipe data abstrak.&lt;br /&gt;• Pemrograman Berorientasi Objek merupakan konsep pemrograman untuk memodelkan objek yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, dan konsep seperti ini membawa perubahan yang mendasar dalam konsep pemrograman terstruktur.&lt;br /&gt;• Setiap objek dalam kehidupan nyata dapat kita pandang sebagai kelas, misalnya kelas Hewan, kelas Manusia, kelas Mobil.&lt;br /&gt;• Sedangkan objek dari kelas tersebut misalnya sapi dan kambing untuk kelas Hewan; Lukman dan Rahma untuk kelas Manusia; serta Toyota dan Honda untuk kelas Mobil.&lt;br /&gt;• Dengan OOP, kita dapat mengimplementasikan objek data yang tidak hanya memiliki ciri khas (attribut), melainkan juga memiliki metode untuk memanipulasi attribut tersebut.&lt;br /&gt;• OOP memiliki keunggulan dari konsep pemrograman terstruktur, selain itu juga memiliki kemampuan untuk mengimplementasikan objek dalam kehidupan nyata.&lt;br /&gt;Istilah yang terdapat dalam Pemrograman Berorientasi Objek sebagai berikut :&lt;br /&gt;• Object : komponen di dalam sebuah program&lt;br /&gt;• Method : aksi yang dapat dilakukan oleh object&lt;br /&gt;• Property : karakteristik yang dimiliki object&lt;br /&gt;• Event : kejadian yang dapat dialami oleh object&lt;br /&gt;Sebagai ilustrasi kita dapat menganggap sebuah mobil sebagai objek yang memiliki property, method dan event. Perhatikan gambar berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_8rQnLujxL0E/SbTYQAKMreI/AAAAAAAAADc/T_a1IifYnWE/s1600-h/c.bmp"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 116px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8rQnLujxL0E/SbTYQAKMreI/AAAAAAAAADc/T_a1IifYnWE/s320/c.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311107630008937954" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemrograman orientasi-objek menekankan konsep berikut:&lt;br /&gt;1. Enkapsulasi &lt;br /&gt;Memastikan pengguna sebuah objek tidak dapat mengganti keadaan dalam dari sebuah objek dengan cara yang tidak layak; hanya metode dalam objek tersebut yang diberi ijin untuk mengakses keadaannya. Setiap objek mengakses interface yang menyebutkan bagaimana objek lainnya dapat berinteraksi dengannya. Objek lainnya tidak akan mengetahui dan tergantung kepada representasi dalam objek tersebut. Dengan enkapsulasi dapat menyembunyikan didalam objek, baik data maupun fungsi / prosedur. Hanya dengan interface objek maka kita dapat mengakses datanya. &lt;br /&gt;• Pemodulan (Encapsulation) adalah suatu metode / konsep dasar untuk menggabungkan data dengan fungsi sehingga menjadi satu kesatuan yang disebut dengan obyek.&lt;br /&gt;• Konsep ini erat kaitannya dengan konsep menyembunyikan atau memproteksi suatu proses dari kemungkinan interferensi atau penyalahgunaan dari luar sistem sekaligus menyederhanakan penggunaan system itu sendiri. Akses ke internal sistem diatur sedemikian rupa melalui seperangkat interface.&lt;br /&gt;Contoh kasus sepeda motor, pada sistem pemindahan gigi transmisi, maka pengendara tidak perlu tahu detail dari bagaimana proses pemindahan gigi itu dilakukan oleh mesin, cukup tahu bagaimana menekan gigi transmisi itu.&lt;br /&gt;2. Inheritance ( Penurunan Sifat / Pewarisan )&lt;br /&gt;Penurunan sifat memungkinkan kita untuk membuat sebuah objek baru yang sama dengan objek sebelumnya yang telah didefinisikan. Karakteristik dari suatu objek diturunkan ke objek yang lain sehingga objek yang baru akan memiliki karakteristik yang sama dengan induknya. Penurunan ini diawali dengan mendefinisikan objek induk, sehingga dengan menggunakan objek induk tersebut, dapat membuat objek yang bertumpu pada objek induknya sehingga akan terbentuk objek keturunan, dimana setiap objek turunannya dapat mengakses semua data dan program yang dimiliki oleh objek induknya.&lt;br /&gt;Kemudian muncul suatu konsep tentang Inheritance (Penurunan Sifat / Pewarisan) yang merupakan suatu proses dimana suatu kelas diturunkan dari kelas lainnya sehingga ia mendapatkkan ciri atau sifat dari kelas tersebut.&lt;br /&gt;Perhatikan contoh hirarki berikut ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_8rQnLujxL0E/SbTYP7tUS8I/AAAAAAAAADU/dxzGXnZ1dv0/s1600-h/b.bmp"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 310px; height: 148px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8rQnLujxL0E/SbTYP7tUS8I/AAAAAAAAADU/dxzGXnZ1dv0/s320/b.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311107628814060482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Dari hirarki sebelumnya dapat dilihat bahwa semakin ke bawah, kelas akan semakin bersifat spesifik.&lt;br /&gt;• Dengan konsep ini, karakteristik yang dimiliki oleh kelas binatang cukup didefinisikan dalam kelas binatang saja. Kelas Mamalia tidak perlu mendefinisikan ulang apa yang telah dimiliki oleh kelas binatang, karena sebagai kelas turunannya, ia akan mendapatkan karakteristik dari kelas binatang secara otomatis.&lt;br /&gt;• Dengan kata lain bahwa pewarisan / penurunan sifat (inheritance) merupakan sarana untuk menghilangkan penulisan ulang terhadap kode yang dapat digunakan berulang kali yang didasarkan pada hubungan relasional hirarki.&lt;br /&gt;3. Polimorphism ( Keanekaragaman )&lt;br /&gt;Adalah untuk membuat sebuah objek baru yang menunjukkan fungsi-fungsi yang sama dengan objek induknya, namun fungsi fungsi yang sama tersebut memiliki operasi yang berbeda-beda. objek yang masih didalam suatu hierarki dapat menyusun objek yang lainnya, sesuai dengan kebutuhan dari objek tersebut, yang artinya pemrograman berorientasi objek ini menyangkup keanekaragaman objek yang menjamin terhimpunnya perpaduan keanekaragaman data dengan prosedur atau fungsi.&lt;br /&gt;Contoh ilustrasi mengenai polimorfisme :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_8rQnLujxL0E/SbTYPstcGiI/AAAAAAAAADM/YLv1X6qOd3k/s1600-h/a.bmp"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 122px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8rQnLujxL0E/SbTYPstcGiI/AAAAAAAAADM/YLv1X6qOd3k/s320/a.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311107624788040226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Pada ilustrasi di atas dapat dilihat bahwa terdapat sebuah kelas manusia, yang diturunkan menjadi dua buah kelas, yaitu kelas guru dan kelas militer.&lt;br /&gt;• Kelas manusia mempunyai sebuah aksi yang dapat dilakukan, yaitu berjalan&lt;br /&gt;• Aksi tersebut oleh kelas guru dan kelas militer diimplementasikan dengan cara yang berbeda. Kelas guru mengimplementasikan aksi berjalan dengan cara berjalan santai, sedangkan kelas militer mengimplementasikan aksi berjalan dengan cara berjalan tegap.&lt;br /&gt;Dengan kata lain bahwa polimorfisme merupakan suatu kondisi dimana dua obyek atau lebih mempunyai interface yang identik namun mempunyai perilaku berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Class Manusia{&lt;br /&gt; String nama, alamat;&lt;br /&gt; boolean status;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; public void berjalan(){&lt;br /&gt;  System.out.println(”berjalan”);&lt;br /&gt; }&lt;br /&gt;  public void minum(){&lt;br /&gt;  System.out.println(”minum”);&lt;br /&gt; }&lt;br /&gt;  public void membaca(){&lt;br /&gt;  System.out.println(”membaca”);&lt;br /&gt; }&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;contoh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;class Animal{&lt;br /&gt;void mamalia(){&lt;br /&gt;System.out.println(”Mamalia adalah salah satu jenis binatang yang menyusui”);&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;void reptilia(){&lt;br /&gt;System.out.println(”Reptilia adalah salah satu jenis binatang yang melata”);&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;} &lt;br /&gt;class Kerbau extends Animal{&lt;br /&gt;public void makanRumput(){&lt;br /&gt;System.out.println(”Kerbau jenis binatang pemakan Rumput”); }&lt;br /&gt;} &lt;br /&gt;public class KerbauBeraksi{&lt;br /&gt;public static void main(String[] args){&lt;br /&gt;Kerbau kerbauku= new Kerbau();&lt;br /&gt;kerbauku.mamalia();&lt;br /&gt;kerbauku.makanRumput();}}&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4215712317902355704-7555472028783497821?l=kanglukman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kanglukman.blogspot.com/feeds/7555472028783497821/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4215712317902355704&amp;postID=7555472028783497821' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4215712317902355704/posts/default/7555472028783497821'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4215712317902355704/posts/default/7555472028783497821'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kanglukman.blogspot.com/2009/03/konsep-pemrograman-berorientasi-objek.html' title='&lt;strong&gt;Konsep Pemrograman Berorientasi Objek&lt;/strong&gt;'/><author><name>Lukman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06518562525580975038</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_8rQnLujxL0E/SZJQmtBECqI/AAAAAAAAABs/dI2y6eaV3Xc/S220/potoku.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8rQnLujxL0E/SbTYQAKMreI/AAAAAAAAADc/T_a1IifYnWE/s72-c/c.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
